God, How Can I Do This ...

0 comments

Senin, 15 Februari 2016

God, i'm affraid. Do you know my heart is beating quickly? DO you know that I can't sleep well throug the night ? Every day is feel so hard for me. Mom, don't give me whatever i want. I can't guarantee that i can give you as same as you give for me. I know this structure is not clear, i have kind of false in this essay. Mom, do you know that I'm affraid to disapointing you if I can't complet my plan? Mom, I know that you always and always give the best for me. But, I just wanna cry for this situation. Thank you so much for my friends who give her/his time to help me, to practice my conversation and correct my english sentence. Thank you so much for Madame and Monsieur who have given help for me. I only can hope everything will be good for next week and after that. Amin.
Baca Selengkapnya →God, How Can I Do This ...

do what you love, love what you do

0 comments

Kamis, 11 Februari 2016

Malam ini aku katakan. Hingga detik ini, sebenarnya aku masih sedang mencari apa yang aku inginkan. Bahkan aku tak tahu apa yang menjadi tujuan hidupku. Aku merasa bagaikan lilin rapuh yang siap meleleh jika gelap datang. Tahukah kamu, aku hanya dihantui rasa takut. Takut akan ketidakbisaan membahagiakan keluarga. Aku merasa aku adalah harapan mereka satu-satunya. Ya, tinggal aku. Hanya aku seorang. Hingga detik ini pula sebenarnya aku belum menemukan tujuan itu. Entah apa yang aku rasa bahagia. Aku hanya sedang belajar mencintai apa yang sedang menjadi tanggung jawabku. Aku tahu ini mulia. Tapi tidak kupungkiri aku belum menemukan kebahagiaan itu. Yang bisa aku lakukan sekarang hanyalah sholat dan mengatakan semua ini pada Allah. Semoga beliau sudi mendengarku lantas memberikan secercah mukjizat agar aku tau apa sebenarnya yang aku mau. Tuhan, aku sadar, selama kita hidup, selama itulah masalah akan selalu datang. Tapi kalau boleh, aku meminta agar beliau-beliau yang aku sayangi itu bisa kembali ke jalanMu. Aku mohon.
Baca Selengkapnya →do what you love, love what you do

Love Your Job, But Don't Love Your Company

0 comments

Kamis, 21 Januari 2016

Judul di atas adalah sebuah kalimat yang aku temukan di internet beberapa bulan lalu. Ya, aku sangat setuju. CIntailah pekerjaanmu, jangan cintai tempatmu bekerja. Entah apa yang sedang terjadi denganku. Aku begitu emosional akhir-akhir ini. Baper dan marah-marah selalu. Belum pernah aku sekacau ini. Andai saja ada Imam Syafi'i di sini, mungkin setidaknya aku bisa jauh lebih tenang.
Baca Selengkapnya →Love Your Job, But Don't Love Your Company

Aku tidak sedang bernego denganMU

0 comments

Selasa, 12 Januari 2016

Pilihannya cuma 2, mau lanjut atau berhenti.
Malam ini aku sedang menikmati kegelisahanku. Kegelisahan yang terkadang menurutku ini hanyalah sekecil ulah dari kenekatanku. Mungkin hanya diam satu-satunya cara terampuh untuk mengatasi keresahan yang tak sebanding dengan kebahagiaan yang selama ini Tuhan berikan untukku. Tuhan, maafkanlah aku yang selalu masih sering merasa sepi. Kalau aku melihat ke belakang, jika aku melihat dari banyak sisi, harusnya aku sadar. Bersyuku atas segala pemberianMu adalah hal yang ingin selalu bisa aku buktikan. Tuhan, malam ini ingin kusampaikan kepadaMu tentang kata-kata yang berkecamuk dalam otak yang juga hadiahMu ini. Malam memang saat di mana kita bisa semakin dekat, walau hanya saling merasa dan sesungguhnya harus terus berasa. Malam akan menjadi saksi kunci betapa tak ada lagi yang aku ragukan dari diriMu. Tuhan, seringkali aku hanya ingin berada tenang bersamaMu. Namun, aku sadar. Justru Engkau yang ingin kami bergerak. Bukan untuk merubah nasib, tapi untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama makhlukMu. Man Jadda, Wa Jadda. Siapa yang bersungguh-sungguh, dia yang akan berhasil. Kalimat Arab itu berputar-putar menemani setiap langkahku. Tuhan, seringkali pula aku bertanya pada hati terdalam. Apa yang sedang aku lakukan? Apakah ini benar? Apakah nantinya akan menjadi hal yang baik? Allahu Akbar. Aku tak pernah ragukan Engkau. Kau tau kan sesuatu yang selalu aku inginkan itu? Aku tidak sedang bernego denganMu. Buat apa? Aku meminta, bukan bernego. Datanglah, aku merindukanMu, sangat.
Baca Selengkapnya →Aku tidak sedang bernego denganMU