Islamic Book Fair

Rabu, 11 April 2012

Setelah sejam lebih puas menjelajah di Islamic Book Fair, ada hal menarik yang membuatku ingin segera menuliskan dalam catatanku ini. Melihat ratusan muslimah berpakaian gamis, baju terusan panjang dengan jilbab yang panjang pula, bahkan ada yang lengkap dengan cadarnya, membuatku tersenyum simpul. Ya, seperti itulah memang ketentuan yang benar tentang berpakaian seorang wanita dalam Islam. Aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan. Kalimat di atas adalah kalimat ketika aku menjawab pertanyaan dalam lomba cerdas cermat agama Islam di SD dulu. (hehee) Benar, itu hanyalah teori. Pada penerapannya? Aku akui, aku memang belum bisa menjadi seperti itu. Menutup seluruh auratku dengan ketentuan yang benar. Masih teringat ayat yang menjelaskan bahwa akan banyak perempuan yang menutup aurat tapi sebenarnya tidak menutup aurat. Ya, tidak lain dan tidak bukan aku pastilah termasuk dalam daftar orang-orang yang seperti itu. Menutup aurat, tapi masih terlihat lekuk tubuhnya. Kalau dari aku sendiri sih sudah terbiasa dengan pro kontra dari orang-orang di sekitarku. Bukannya aku tak mau mendengar mereka, tapi, ya inilah aku. Aku, yang lebih nyaman dan percaya diri memakai baju yang sedikit press body daripada gamis, jubah, atau sejenisnya yang benar-benar longgar. Aku, yang masih mementingkan penampilan daripada kesesuaian aturan. Aku, yang masih sering membuka jilbab ketika di luar. Aku, aku, dan aku. Bagiku, selain memang kewajiban, memakai jilbab adalah media berlatih menjalankan perintah-perintahNYA. Kadang, dengan memakai jilbab, diri ini menjadi malu jika sholat telat, berkata kotor, jingkrak-jingkrak, dll. Walau memang aku masihlah tetap seperti itu kadang-kadang, namun kan ya lumayan...bisa mengontrol, walau hanya sedikit...  Aku masih berusaha menjaga diri agar tetap berada pada agama ini kok. Aku sudah diarahkan menuju agama ini, insyaallah nggak akan aku kembali pada jalan yang salah. Aku yakin Tuhan akan selalu ada di hari-hariku. Tuhan akan selalu menjagaku agar tidak berbuat hal-hal seperti dulu. Aku harus ingat, memakai jilbab adalah murni keputusanku sendiri sejak lima tahun terakhir ini, dan aku harus tetap menjaganya. Ya, biarlah orang berkata apa, tapi inilah aku, dengan segala kekuranganku. 

0 comments:

Posting Komentar