^LES CHAUSSURES EST MA VIE^, SHOES IS MY LIVE

Minggu, 08 April 2012

:> Ya, entah mengapa aku sangat tertarik pada sebuah benda yang bernama “sepatu”, apalagi high heels. Tiap kali nge-net, pasti aku sempetin buat nyari gambar-gambar high heels lewat google, atau kalo nggak gitu lewat online-shop, lalu aku simpan di sebuah file yang kuberi nama “sepatu keren”. “KEREEEEEN!!!”. Cuma itu yang bisa kuucapkan tiap kali melihat gambar-gambar itu. Aku bukan cuma mencintai high heels, namun aku menggilai. Hahahahaaaa.... Ya, bagiku, seseorang yang sedang memakai high heels itu akan terlihat keren, cantik, indah. “3 cm? Hmm, terlalu kecil tantangannya...” “5 cm? Kurang tinggi ahh...” “7 cm? Ahaa! Ini baru pas...” “12 cm? Kereeeeeen! Tapi selalu sulit cari ukurannya. Kadang juga nggak sesuai warnanya. Kadang juga, aku mikir, “nggak ketinggian apa nanti kalo aku makenya???” “15 cm? Apalagi ini....” Hahaa... aneh emang, bahkan terkesan nggak penting nulis ini semua. Wkwkwk, biarin aja, EGP kaleeeee, kan cuma buat seru-seruan aja. Ketertarikanku pada high heels sudah sejak duduk di bangku smp. Ada seorang guru PKn ku yang orangnya tinggi, putih, cantik, pokoknya enak dipandang deh. Nah, aku inget banget waktu aku ditegur cuman gara-gara aku di bangku miring-miring sambil nunduk ketika beliau menerangkan materi di depan kelas cuma gara-gara aku lagi mengagumi betapa indahnya sepatu high heels yang dipakenya itu. Heheheee. Sejak saat itu, aku selalu mengamati semua guru-guru ku yang memakai sepatu high heels di SMA,  . Pernah juga, awal-awal dibukanya MOG, aku bersama temanku yang mempunyai hobi sama denganku pulang sekolah (waktu itu aku smp nya SMP 1, jadi kan deket jalan dari Lawu ke MOG) nggak pulang dulu, tapi mampir ke MOG, ke Center Point. Woow!! Gilaaa! Kita nyobain banyak high heels di sana. (Cuma nyoba’in). Diliatin banyak orang? Gak ngurus... Yang penting kita seneng. Tapi kesenangan itu hanya sesaat. Tiba-tiba satpam MOG menghampiri kami yang sedang mencoba sepatu, “Adek, pelajar berseragam nggak boleh masuk sini”. “Tapi pak, kita udah jam pulang kok.” “Ya, tapi tetap saja, nggak boleh...” Hmm, tanpa pikir panjang, aku dan temanku langsung keluar dari sana. Malu, cuma itu yang kita rasakan. (hahaa) Ada lagi waktu aku ada di Bali, mana tau lah aku gimana yang namanya Museum di Renon itu. Ya aku pikir kaya museum biasa gitu. Tapi ternyata, jarak dari parkiran ke Museum itu lumayan jauh, dan aku pake sendal high heels.  Awalnya aku ngebetah-betahin jalan di batu-batu gitu. Tapi lama-lama, bah, gak ngurus aku, bah diwasno wong, bah, aku nyeker ndik rumput-rumput. Lha kuesel e....  Pas aku lewat, ada orang yang bilang, “Wow, tinggi banget nih cewek!”. Hmm, aku langsung berpikir, “Aduh, kayanya penampilanku bagaikan tiang listrik deh, udah tinggi, makin tinggi aja pakai sendal kaya gini. Huwfth” -.- Dulu aku juga pernah bilang sama temenku bahwa cita-citaku adalah bekerja di tempat yang mewajibkan aku memakai sepatu high heels. Cita-cita yang aneh... (ini tanggepan mereka). Tapi ternyata, kecintaanku pada high heels semakin lama semakin besar. Tapi aku ya sadar diri dong, semua itu ada tempat dan waktunya. Kapan harus pake high heels, kapan harus pake sepatu sporty, kapan musti pake sendal jepit... Heheheheheheeee Ini beberapa koleksiku, nggak semuanya sih... Dan ini beberapa gambar yang aku suka, masih banyak lagi sih sebenernya... Keren kaaaaan?????

0 comments:

Posting Komentar