Kalau Semua Ingin Jadi yang Nomor 1, Lantas Mau Dibawa Ke Mana Dunia Ini???

Jumat, 13 Juli 2012

Teruntuk teman-temanku yang benar-benar gila akan persaingan. Upsss, jangan salah tangkap dulu.... hehee. Di sana tertulis “teman-temanku” lho ya, jadi ya lebih dari satu. Tidak khusus untuk anda ataupun seseorang. Ini untuk teman-temanku di bangku kuliah, SMA, SMP, SD, TK, dan semuanya. Ini hanya sebagai wacana saja. Masih kuingat ketika Sastrawan Putu Wijaya datang ke Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya, ia berkata, dalam pidato entah itu menteri pendidikan atau siapalah, yang jelas, beliau mengatakan bahwa “Anak Indonesia haruslah mempunyai jiwa yang kompetitif”. Di sini tampak jelas yang diharuskan bagi anak indonesia adalah pendidikan dengan motivasi berkompetisi. Jadi yang diutamakan adalah kompetisi terus menerus. Padahal, jika semuanya ingin menjadi nomor 1, pasti dibutuhkanlah beberapa bagian manusia yang bisa menjadi pengamat, penengah, dan pengalah, agar dunia ini tidak pincang. Dan setiap mausia berhak memilih ingin menjadi pribadi yan seperti apa. Karena pada dasarnya setiap pribadi pasti ada baik dan buruknya. Dan itulah yang diharapkan dari sebuah keseimbangan. Berkompetisi itu baik. Bersaing secara sehat dalam hal positif. Persaingan dapat menjadi pemacu kesuksesan. BENAR, ABSOLUTELY ALLRIGHT. Aku tidak pernah berkata kalimat itu salah. Namun, sekali lagi aku katakan, setiap orang bebas memilih mau menjadi pribadi yang seperti apa. Nah, terakhir, satu yang harus kita renungkan, jika semua orang ingin menjadi yang nomor 1, lantas mau dibawa ke mana dunia ini???  *Ahh, seandainya ini semua bisa kukatakan padamu, mas...* (Yaaah, keinget lagi deh... sendu lagi deh... wekaweka)

0 comments:

Posting Komentar