Malang, 6 April 2012 / 21:30

Jumat, 13 Juli 2012

Terdengar goresan air mata di penghujung antara kelelahan dan kebangkitan Tahukah kau, aku di sini menjerit dalam kesunyian Menyapu segala upaya Membangkitkan segala kenistaan Lampu-lampu berkilauan seakan mencoba Menepis simfoni yang luka Lelah tak berobat Geming tak berdawai Gelora tak berujung Jika dikata selesai, tidak Kecewa, pasti Namun, mawar tetaplah mawar Merubahnya menjadi melati, Bukanlah sebuah kemuliaan Namun, sedap malam masih tetap berdendang Meresap ke dalam sukma. Dan kalian ? Tertawalah. Karena aku, hanya akan tersenyum simpul.

0 comments:

Posting Komentar