Jumat, 27 Juli 2012

Kamis, 26 Juli 2012

Selamat ulang tahun, mas. *menghela nafas*. Ingin sekali kuucapkan kalimat ini untuknya. Namun, hati kecilku berkata, tidak. Aku merasa lebih baik tidak mengucapkan. Bukannya sombong. Tapi, entah kenapa, rasa-rasanya, lebih baik tidak dulu. Yang penting kan aku ingat, dan tulus aku mendoakan yang baik-baik untuknya. Jujur, sesekali aku masih sering teringat akan hal itu. *menghela nafas lagi*. Bagiku, ini merupakan pelajaran teramat berharga tentang bagaimana menghargai perasaan orang lain. *tersenyum simpul*. Mungkin ini sebuah cerminan. Aku dulu seperti itu, jadi ketika sekarang giliran aku yang mendapatkan hal ini, yasudah. Anggap saja ini sebuah peringatan agar tidak berlaku seperti dulu lagi. Oke. Aku yakin bisa melewati masa-masa ini, aku hanya perlu waktu. Ya, waktu. Dan semuanya pasti akan segera menjadi baik-baik saja. Amin. Beberapa hari ini, aku tiba-tiba teringat akan teman-temanku. Teman-teman x.5, teman-teman bahasa, dan semuanya. Aku rindu pada mereka. Mereka yang pernah tertawa dan menangis bersamaku. Pada Faris, Hita, Ayu, Asin, Ria, dan lainnya. Memang mereka masih ada, namun kita tidak bisa seperti dulu. Kita sudah sibuk dengan kesibukan masing-masing. Aku benar-benar ingin berkumpul bersama mereka, sejenak saja, untuk bercanda. Untuk mas di Bali, aku benar-benar rindu. Tagname di FB dari mas tentang kerinduannya padaku membuat aku semakin kangen. SMS tentang buka puasa yang sekali-sekali dikirimkannya juga menambah rinduku. Aku tahu, walaupun di sana banyak orang yang nemenin, ada keluarga dari ayah, ada teman dari Malang dan keluarganya, ada teman-teman lama mas yang di Bali, ada rekan-rekan kerjanya yang baik, ada semuanya. Namun aku juga tahu, dia pasti sering merasa sepi. Sama seperti aku, aku yang sering merasa sendiri di dalam keramaian ini, aku yang selalu teringat dia di saat sedih maupun bahagia. Hal yang paling aku inginkan adalah berkumpul bertiga. Ya, hanya bertiga saja. Sampai kapan kita akan hidup sendiri-sendiri. Bisakah kita kembali hidup bersama suatu saat nanti? Aku memang mulai terbiasa tanpa dua orang lelaki yang aku anggap sebagai penjaga dalam hidupku ini. Aku masih selalu yakin, mereka berdua pasti akan selalu menyimpan namaku di benaknya. *menghela nafas*. Lebaran kali ini aku berharap bisa berkumpul lagi, walaupun hanya beberapa hari. Aku ingin merasakan pelukan darinya. Aku cuma ingin belajar sungguh-sungguh dan mewujudkan harapan-harapan mereka bertiga, sesuai dengan pesannya selalu. Tu me manques aussi. Aku jadi inget akan Karza dalam film Paris Je T'aime. Dia berkata,
Kecantikanku adalah berkah bagiku. Namun, dengan memakai kerudung aku merasa mempunyai iman.
Iya ya, kenapa dari dulu aku masih sering membuka kerudung. Padahal jelas-jelas aku tahu bahwa ini adalah pilihanku.

1 comments:

Anna Rakhmawati mengatakan...

ehem..27 juli itu ulang tahunnyaaaaa..... :P

Posting Komentar